Corlaslot Jadi Tempat Cerita Saat Dunia Nyaris Nggak Denger
Saat dunia terasa terlalu bising untuk mendengarkan, Corlaslot hadir sebagai ruang tenang tempat aku bisa bercerita tanpa takut diabaikan. Ini kisahku.
Pernah nggak sih kamu merasa capek bukan karena aktivitas, tapi karena perasaan yang nggak tersampaikan? Kayak ada sesuatu yang pengin banget dikeluarin, tapi setiap kali mau cerita, dunia kayak terlalu sibuk buat dengerin. Aku pernah. Bahkan cukup sering.
Sampai akhirnya aku kenal corlaslotβsebuah platform yang awalnya kupikir cuma aplikasi hiburan biasa. Tapi ternyata, di sanalah aku akhirnya nemu satu hal yang selama ini kucari: tempat untuk cerita, tanpa takut diabaikan atau dinilai.
Waktu pertama kali coba Corlaslot, aku langsung tertarik sama fitur βRuang Ceritaβ. Di fitur ini, aku bisa nulis apa pun yang aku rasain hari itu. Tentang hal-hal yang bikin sedih, hal-hal kecil yang bikin senyum, bahkan tentang rasa hampa yang nggak bisa dijelaskan. Nggak ada format baku, nggak ada aturan kaku. Hanya aku dan pikiranku.
Yang bikin aku makin betah adalah respons dari komunitasnya. Saat aku tulis, βHari ini aku ngerasa kosong,β aku nggak disuruh semangat dengan kalimat klise. Sebaliknya, ada yang jawab dengan empati, βAku juga pernah ngerasa gitu, dan itu valid.β Kalimat sederhana yang buatku terasa seperti pelukan.
Menurut jurnal dari American Psychological Association, perasaan didengar memiliki efek besar dalam menjaga kesehatan mental. Bahkan lebih dari sekadar terapi, memiliki ruang aman untuk mengekspresikan diri bisa jadi bentuk pemulihan tersendiri. Corlaslot, tanpa sadar, telah jadi bentuk pemulihanku.
Selain fitur cerita, ada juga βZona Diamββfitur yang memungkinkan kita untuk sekadar menulis atau membaca tanpa interaksi. Cocok banget buat hari-hari ketika aku cuma pengin βadaβ tanpa harus banyak bicara. Fitur ini mengajarkanku bahwa keheningan pun bisa jadi ruang penyembuhan.
Yang juga aku apresiasi dari Corlaslot adalah tidak adanya tekanan untuk selalu terlihat baik. Nggak perlu pamer produktivitas, pencapaian, atau pencitraan. Justru platform ini mengajak kita untuk jadi jujur tentang perasaan, bahkan yang tidak nyaman sekalipun. Karena mereka tahu, proses tumbuh itu bukan selalu soal naikβkadang kita juga perlu berhenti, atau bahkan mundur sedikit.
Ada juga fitur journaling harian yang sering banget jadi penyelamatku di tengah hari yang padat. Hanya dengan menuliskan satu-dua kalimat, aku merasa lega. Aku bisa jujur tanpa takut dikomentari, karena di Corlaslot, tulisan kita dihargai bukan karena isinya sempurna, tapi karena itu milik kita sendiri.
Dan yang paling penting, Corlaslot tidak pernah memaksaku untuk aktif setiap hari. Mereka nggak pakai notifikasi berlebihan atau reminder yang bikin tertekan. Saat aku butuh waktu sendiri, aplikasi ini membiarkanku diam. Tapi ketika aku siap kembali, Corlaslot selalu terbuka.
Sekarang, di saat dunia terasa terlalu sibuk untuk mendengarkan, aku tahu ke mana harus pergi. Bukan untuk mencari validasi, tapi untuk memberi ruang pada diriku sendiri. Untuk menulis, menangis, tertawa, atau sekadar diam.
Di tengah bisingnya dunia digital, Corlaslot jadi tempat di mana aku bisa bernapas lebih tenang. Tempat yang nggak menghakimi, nggak memaksa, dan selalu ada saat aku butuh. Tempat cerita, saat dunia nyaris nggak denger.